Halaman


Kamis, 22 Desember 2011

Catatan at Padusan, Pacet (Bag.1)

Minggu, 18 Desember 2011
Hari ini aq seneng banget, bisa kembali ke Pacet setelah beberapa tahun tak berkunjung ke sana.
Menemani anak2 pramuka membuatku teringat saat SMP kemah disitu. "Kaya' apa ya pacet sekarang?" batinku.
Setelah diberi pengarahan........sekitar pukul 08.00 kami berangkat dengan 2 mobil disang. aku bersama anak2 putra dan beberapa guru yg mendampingi. di tengah perjalanan kami menyanyikan lagu2 pramuka tuk menambah semangat plus mencegah mabuk ( gak percaya??? coba aja!!!). setelah melewati beberapa tempat, saatnya melewati sungai brantas.
Jembatan pertama, aku menyebutnya. dulu, kalau aku mau ke rumah kakek-ku yg di pacet. cara mengetahui mau nyampe' ya jembatan brantas ini. klo udah lewat jembatan ini berarti tinggal satu jembatan kecil, setelah itu disambut gerbang kawasan wisata Pacet deh ( itu lho kaya' gerbang kawasan wisata sunan Ampel.
Sampai di daerah pacet, suasana pedesaan mulai terasa.......... anak2 yg biasanya hanya melihat bangunan gedung bertingkat takjub melihat pemandangan disekitarnya, hijau euy.....
"ini belum seberapa, lihat aja nanti kalo' udah nyampe'? lebih bagus." ujarku.


"Jembatan Pertama" di atas sungai Brantas






  
Rombongan kami sampai di tempat parkir sekitar pukul sepuluh, rasa capek sudah tak terasa saat melihat warna hijau dimana2..... udara dingin juga sudah mulai terasa.
Saatnya anak2 berbaris sebelum menuju Padusan. setelah itu....... waktunya......
naik..........naik.......... bukan ke puncak gunung lho.......... klo' mau ke padusan kan jalannya nanjak....



Waktu naik, wuuuiiiiihhhh........pemandangannya............ Subhanallah.........


Nyampe' di lokasi.... Subhanallah....... um nyampe' sini lagi....jadi terharu....... Hutan pinus, udara segar, gemericik air sungai, dimana-mana tanaman dan pohon yang rindang........ jadi kangen teman2 SMP yang dulu pernah ikut perkemahan di sini.










Saatnya makan siang......... belum lama menggelar tikar......... eh.... hujan turun lebat banget. So, semuanya langsung menuju bangunan berbentuk pendopo yang ada di dekat lokasi.
anak2 kembali meneruskan makan siang mereka, ditemani air hujan yang menerobos masuk melalui celah genteng pendopo.... alias bocor.... hehehe...
karena ini pengalaman pertama mereka makan dengan suasana tidak nyaman seperti itu, banyak yang mengeluh. Kakak pembina dan guru pendamping menerangkan kepada mereka beginilah hidup, kadang menghadapi suasana enak dan tidak enak. Nikmati dan bersyukur atas apa yang ada.
aku pun juga menambahkan kalau apa yang mereka alami tak separah waktu pengalaman berkemah di sini beberapa tahun yang lalu. So, anak2 bersemangat kembali....


melepas lelah selama perjalanan




suasana makan ditemani hujan
 
 
Bersambung ke Catatan at Padusan, Pacet (Bag.2).............................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar